Apa itu DingTalk versi pendidikan? Lebih dari sekadar aplikasi obrolan

Anda kira versi pendidikan DingTalk hanyalah grup obrolan yang mengenakan seragam sekolah? Salah besar! Ini justru merupakan "sistem operasi kampus digital" yang dirancang khusus untuk sekolah. Didukung oleh Alibaba, namun tidak menjual produk e-commerce maupun menawarkan siaran langsung, fokusnya sepenuhnya pada pendidikan—dan dikembangkan secara resmi sesuai kebijakan Kementerian Pendidikan Tiongkok. Otentikasi identitas siswa, penyimpanan data siswa yang terenkripsi, akun guru yang terikat dengan kualifikasi jabatan, bahkan server datanya memenuhi standar keamanan nasional tingkat tiga (dengbao level 3), keamanannya begitu tinggi sampai-sampai ketua komite orang tua murid pun akan mengangguk puas.

Perbedaan utama dengan versi perusahaan bagaikan jarak antara ruang kelas dan kantor—secara tampilan mirip, tapi secara esensi sangat berbeda. Absensi kelas bukanlah absen kerja, pemeriksaan tugas bukan seperti verifikasi pengajuan biaya. Di sini tersedia modul manajemen nilai khusus, saluran komunikasi antara sekolah dan keluarga, sinkronisasi otomatis jadwal pelajaran, bahkan mampu terhubung dengan platform cloud pendidikan regional, sehingga sekolah dasar di daerah terpencil dan sekolah menengah unggulan bisa menggunakan bahasa efisiensi yang sama. Mengatakan bahwa ini adalah "infrastruktur dasar pendidikan digital nasional" bukanlah hal yang berlebihan—siapa sangka, yang mengubah dunia pendidikan bukanlah para guru, melainkan paku kecil yang bekerja diam-diam di balik layar?



Dari belajar pagi hingga bel pulang: satu hari di sekolah terhubung oleh DingTalk

"Ding—" Pukul 07.30 pagi, kota masih menguap, tetapi DingTalk versi pendidikan telah membantu guru melakukan langkah ajaib pertama: presensi otomatis dengan pengenalan wajah. Saat siswa melewati pintu kelas, sistem langsung mencatat kehadiran mereka. Tidak perlu lagi guru memandangi daftar nama sambil berteriak, "Zhang San, Li Si, Wang Xiaoming!" Bahkan siswa yang pura-pura sakit agar bisa izin pun tak bisa lagi menyembunyikan diri.

Selama pelajaran, guru bisa langsung memulai siaran langsung, sehingga siswa yang sedang pilek di rumah tetap bisa mengikuti pelajaran; materi elektronik seketika dikirim ke ponsel setiap siswa, tidak perlu khawatir lagi soal "Siapa yang punya catatan tambahan?" Pertanyaan kuis dadakan dibagikan, data jawaban seluruh kelas langsung dirangkum menjadi grafik dalam 30 detik, guru bisa langsung tahu, "Ternyata semua kesulitan di soal nomor dua!" Lalu langsung menyesuaikan ritme pembelajaran.

Pulang sekolah? Belum juga! Justru pertempuran baru saja dimulai! Tugas dikumpulkan daring, pengecekan plagiarisme otomatis, guru memberi komentar suara saat memeriksa—orang tua tidak perlu lagi menjadi komandan pengumpul tugas. Di grup tanya-jawab pasca pelajaran, siswa berebut mengajukan pertanyaan, guru cukup geser ponsel untuk menjawab, bahkan saat wali kelas sedang santap makan malam pun bisa sekaligus menyelesaikan satu soal matematika. Dari belajar pagi hingga bel pulang, DingTalk bagaikan saluran digital yang menghubungkan kekacauan kampus menjadi komunitas belajar yang efisien—dan belum ada satu pun guru yang stres sampai melempar pulpen.



Orang tua tidak lagi jadi 'pihak luar': komunikasi sekolah-keluarga tanpa jeda waktu

"Ibu, aku ujian hari ini!" "Apa? Kenapa nggak bilang dari awal?" Dialog seperti ini dulu terjadi setiap hari, orang tua seolah sedang memainkan game "melarikan diri dari ruang misteri sekolah", petunjuk hanya didapat dari setengah kalimat anak atau mencari-cari di grup obrolan yang sangat ramai. Namun sejak hadirnya solusi sekolah versi pendidikan DingTalk, akhirnya orang tua naik pangkat dari "pihak luar" menjadi "rekan tim real-time"!

Melalui fitur "Pengumuman Sekolah-Keluarga", guru bisa mengirim pesan penting hanya dengan satu klik, langsung terdorong ke ponsel orang tua, tidak lagi tenggelam di antara riwayat obrolan. "Arsip Perkembangan" bagaikan buku harian digital perkembangan anak, catatan tugas, partisipasi kelas, serta catatan penghargaan atau sanksi semuanya tampak jelas. Orang tua tidak perlu menunggu sampai acara pertemuan orang tua murid untuk kaget mendadak. Yang lebih menarik lagi adalah "Tugas Orang Tua-Anak", yang mengajak keluarga dan sekolah bekerja sama menyelesaikan tantangan belajar bersama, bahkan membuat kerajinan tangan pun bisa diunggah sebagai bentuk check-in, hubungan orang tua-anak pun langsung memanas.

Yang paling penting adalah perlindungan privasi—sistem secara ketat mengikat akun orang tua dan anak, data hanya bisa diakses oleh wali yang ditunjuk, benar-benar meninggalkan rasa malu akibat kebocoran informasi ala grup WeChat yang "memamerkan foto seluruh keluarga". Informasi transparan, tapi tidak melampaui batas—ini barulah inti dari komunikasi cerdas.



Penyelamat guru administratif: jadwal, absensi, manajemen aset—semua selesai satu klik

"Guru administratif sedang mengubah jadwal pelajaran lagi?" Suara keluhan bergema di ruang staf, seolah setiap awal semester adalah film "The Day After Tomorrow". Jadwal bentrok, guru pengganti sulit dicari, peminjaman peralatan seperti main tebak-tebakan—sampai akhirnya mereka bertemu solusi sekolah versi pendidikan DingTalk.

Kini, sistem penjadwalan cerdas bisa menganalisis waktu luang guru, tingkat penggunaan ruang kelas, dan jenis mata pelajaran, lalu membuat jadwal tanpa bentrokan dalam tiga detik. Guru izin? Cukup satu klik, sistem otomatis memberi tahu bagian akademik dan merekomendasikan guru pengganti yang cocok, bahkan catatan penggantian pelajaran juga diperbarui secara otomatis. Presensi seluruh siswa dan guru bukan lagi mimpi buruk kertas, melainkan dashboard data besar real-time—siapa yang terlambat, siapa yang bolos, semuanya langsung terlihat.

Pemesanan ruang kelas dan peralatan laboratorium? Cukup pilih daring, sistem otomatis memberi peringatan jika ada bentrokan waktu, tidak perlu lagi mengejar-ngejar siswa. Setelah sebuah SMA negeri menerapkannya, waktu kerja administratif berkurang 40%, kepala bagian akademik tertawa, "Akhirnya bisa makan siang tepat waktu." Yang lebih hebat, sistem ini bisa terintegrasi mulus dengan sistem administrasi siswa yang sudah ada, tidak perlu memasukkan data ulang, integrasi API stabil seperti anjing tua, mengubah kampus yang kacau menjadi taman belajar yang efisien.



Aman, patuh aturan, tanpa lewati tembok api: mengapa sekolah di Tiongkok memilih ini?

"Pak, VPN saya rusak, saya tidak bisa masuk kelas!"—Kalimat ini hampir punah di kelas-kelas Tiongkok, karena versi pendidikan DingTalk sama sekali tidak butuh lewati tembok api. Servernya berada kokoh di wilayah Tiongkok, data tidak keluar negeri, memenuhi persyaratan ketat Undang-Undang Perlindungan Anak di bawah Umur terhadap privasi siswa, juga sepenuhnya taat kerangka kepatuhan Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi, sehingga pihak sekolah tidak perlu lagi khawatir "tanpa sengaja melanggar hukum".

Lebih hebat lagi, sistem ini bisa terhubung mulus dengan platform cloud dinas pendidikan setempat, dari Shanghai hingga Chengdu, dari sekolah negeri unggulan hingga sekolah desa, semua bisa terhubung hanya dengan satu klik. Sistem jadwal selesai diatur, presensi dan pengumpulan tugas lancar, catatan ujian dan notifikasi untuk orang tua juga otomatis diarsipkan—seluruh data bergerak dalam lingkungan yang legal, aman, dan terkendali. Sebuah sekolah menengah unggulan melaporkan, waktu audit keamanan informasi berkurang langsung hingga 70%!

Tentu saja, sekolah di Taiwan, Hong Kong, Makau, atau wilayah lain yang ingin mencoba harus terlebih dahulu memastikan apakah regulasi lokal dan kebijakan internet mengizinkan. Bagaimanapun, solusi yang berhasil di Tiongkok belum tentu bisa diterapkan langsung di tempat lain—kadang harus mencari jalan alternatif.

We dedicated to serving clients with professional DingTalk solutions. If you'd like to learn more about DingTalk platform applications, feel free to contact our online customer service or email at This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.. With a skilled development and operations team and extensive market experience, we’re ready to deliver expert DingTalk services and solutions tailored to your needs!

Using DingTalk: Before & After

Before

  • × Team Chaos: Team members are all busy with their own tasks, standards are inconsistent, and the more communication there is, the more chaotic things become, leading to decreased motivation.
  • × Info Silos: Important information is scattered across WhatsApp/group chats, emails, Excel spreadsheets, and numerous apps, often resulting in lost, missed, or misdirected messages.
  • × Manual Workflow: Tasks are still handled manually: approvals, scheduling, repair requests, store visits, and reports are all slow, hindering frontline responsiveness.
  • × Admin Burden: Clocking in, leave requests, overtime, and payroll are handled in different systems or calculated using spreadsheets, leading to time-consuming statistics and errors.

After

  • Unified Platform: By using a unified platform to bring people and tasks together, communication flows smoothly, collaboration improves, and turnover rates are more easily reduced.
  • Official Channel: Information has an "official channel": whoever is entitled to see it can see it, it can be tracked and reviewed, and there's no fear of messages being skipped.
  • Digital Agility: Processes run online: approvals are faster, tasks are clearer, and store/on-site feedback is more timely, directly improving overall efficiency.
  • Automated HR: Clocking in, leave requests, and overtime are automatically summarized, and attendance reports can be exported with one click for easy payroll calculation.

Operate smarter, spend less

Streamline ops, reduce costs, and keep HQ and frontline in sync—all in one platform.

9.5x

Operational efficiency

72%

Cost savings

35%

Faster team syncs

Want to a Free Trial? Please book our Demo meeting with our AI specilist as below link:
https://www.dingtalk-global.com/contact

WhatsApp