Pada 7 Maret, dalam acara "Konferensi Industri Kesehatan Perempuan Wave·Yu Doctor 2026", DingTalk berkolaborasi dengan perusahaan AI medis Yisheng Jiankang untuk meluncurkan versi dokter DingTalk A1.
DingTalk A1 Versi Dokter: Penerapan Mendalam Perangkat Keras AI di Bidang Medis
Sebagai versi khusus industri medis dari perangkat keras AI pertama DingTalk, produk ini terintegrasi secara mendalam dengan model ginekologi besar Doukou buatan Yisheng Jiankang, menyediakan asisten AI lengkap bagi dokter mulai dari pencatatan suara, pengelolaan informasi, hingga pencarian pengetahuan medis dan dukungan keputusan klinis, membantu dokter memasuki mode kerja era AI.
Desain Ringan dan Tipis, Fungsi Canggih
DingTalk A1 adalah "kartu pencatat AI" yang diluncurkan oleh DingTalk pada tahun 2025, dengan ketebalan hanya 3,8 mm, dilengkapi dengan susunan 6 mikrofon, memiliki kemampuan menangkap suara jarak jauh, mendukung perekaman terus-menerus hingga 45 jam, serta mampu melakukan fungsi seperti konversi ucapan ke teks berbasis AI, pembuatan notula rapat, penerjemahan simultan, dan asisten AI. Dalam setengah tahun sejak peluncurannya, produk ini telah banyak digunakan di kalangan profesional seperti penjualan, konsultasi, hukum, dan SDM, menjadi perangkat keras representatif penerapan AI di berbagai industri.
Membantu Dokter Mengurangi Beban dan Meningkatkan Efisiensi
Wang Qiangyu, pendiri sekaligus CEO Yisheng Jiankang, mengatakan bahwa versi dokter DingTalk A1 mencakup skenario seperti konsultasi rawat jalan, pencatatan operasi, pencatatan saat kunjungan pasien, persiapan diskusi MDT (tim multidisiplin), serta pencarian literatur, membantu dokter menangani komunikasi dan tugas administratif secara efisien, sehingga mereka dapat mencurahkan lebih banyak waktu untuk belajar, mendiagnosis, dan berinteraksi dengan pasien.
Menciptakan "Otak Kedua" di Bidang Medis
Saat ini, DingTalk sedang bekerja sama dengan Yisheng Jiankang untuk mengembangkan asisten AI medis MedDing, yang mengandalkan model medis besar Doukou guna terus meningkatkan pemahaman AI terhadap istilah profesional dan standar medis, serta memperkuat efisiensi dukungan keputusan klinis.
Saat ini, model medis besar Doukou telah diterapkan di hampir seribu lembaga medis di seluruh Tiongkok, menyediakan analisis literatur AI dan saran diagnosis diferensial bagi dokter spesialis obstetri dan ginekologi. He Yulin, Wakil Direktur Pusat Obstetri Rumah Sakit Xiehe Beijing, menilai laporan keluarannya setara dengan tingkat profesional wakil direktur senior di rumah sakit kelas tiga tingkat atas.
Bertransformasi Menjadi Asisten AI Sepanjang Proses
Saat ini, AI medis sedang berkembang dari sekadar "asisten literatur" menjadi "asisten keputusan klinis". Peluncuran versi dokter DingTalk A1 menandai integrasi mendalam AI ke dalam alur kerja harian dokter, secara bertahap menjadi mitra kerja AI sepanjang proses bagi dokter. Dalam situasi keterbatasan sumber daya medis, produk AI gabungan perangkat lunak dan keras semacam ini berpotensi menjadi "otak kedua" bagi dokter, meningkatkan efisiensi diagnosis dan pengobatan, serta memberi manfaat bagi lebih banyak pasien.
Memperluas Adopsi AI di Berbagai Industri
Hingga kini, DingTalk A1 telah merilis versi khusus untuk industri seperti hukum dan pendidikan. Ke depannya, DingTalk akan terus berinovasi bersama mitra ekosistemnya, menciptakan produk AI yang lebih sesuai dengan kebutuhan industri, guna mempercepat adopsi teknologi AI di lebih banyak bidang.
We dedicated to serving clients with professional DingTalk solutions. If you'd like to learn more about DingTalk platform applications, feel free to contact our online customer service or email at
Using DingTalk: Before & After
Before
- × Team Chaos: Team members are all busy with their own tasks, standards are inconsistent, and the more communication there is, the more chaotic things become, leading to decreased motivation.
- × Info Silos: Important information is scattered across WhatsApp/group chats, emails, Excel spreadsheets, and numerous apps, often resulting in lost, missed, or misdirected messages.
- × Manual Workflow: Tasks are still handled manually: approvals, scheduling, repair requests, store visits, and reports are all slow, hindering frontline responsiveness.
- × Admin Burden: Clocking in, leave requests, overtime, and payroll are handled in different systems or calculated using spreadsheets, leading to time-consuming statistics and errors.
After
- ✓ Unified Platform: By using a unified platform to bring people and tasks together, communication flows smoothly, collaboration improves, and turnover rates are more easily reduced.
- ✓ Official Channel: Information has an "official channel": whoever is entitled to see it can see it, it can be tracked and reviewed, and there's no fear of messages being skipped.
- ✓ Digital Agility: Processes run online: approvals are faster, tasks are clearer, and store/on-site feedback is more timely, directly improving overall efficiency.
- ✓ Automated HR: Clocking in, leave requests, and overtime are automatically summarized, and attendance reports can be exported with one click for easy payroll calculation.
Operate smarter, spend less
Streamline ops, reduce costs, and keep HQ and frontline in sync—all in one platform.
9.5x
Operational efficiency
72%
Cost savings
35%
Faster team syncs
Want to a Free Trial? Please book our Demo meeting with our AI specilist as below link:
https://www.dingtalk-global.com/contact

Bahasa Indonesia
English
اللغة العربية
Bahasa Melayu
ภาษาไทย
Tiếng Việt
简体中文 