
Masih mengetik catatan rapat secepat kilat dengan jari? Pemandangan itu persis seperti sedang main game, tinggal selangkah lagi menekan tombol "tembakan otomatis"! Kini dengan DingTalk A1, Anda bisa menyimpan tangan Anda dan berkonsentrasi menatap ekspresi wajah lawan bicara, bahkan diam-diam memikirkan makan malam pun tak masalah—karena AI secara diam-diam telah "mendengarkan, mencatat, serta mengkategorikan" setiap kalimat. Apa yang paling ditakuti dalam rapat konvensional? Bukan keheningan mendadak, melainkan poin penting yang terlewat. Ucapan "nanti kita konfirmasi lagi" sering kali berakhir tanpa ada yang bertanggung jawab setelah rapat. Namun A1 tidak hanya mencatat suara, tetapi juga langsung mengenali pembicara, menandai poin keputusan, bahkan membuat daftar tugas secara otomatis. Bayangkan tenaga penjual sedang minum kopi sambil membahas kerja sama di lokasi klien, A1 diletakkan diam di atas meja; begitu percakapan usai, daftar tindakan langsung terbentuk. Manajer pun berseru kagum: "Ini bukan alat biasa, ini cheat!"
Keunggulan sesungguhnya A1 bukan sekadar "menuliskan", tapi membuat informasi benar-benar "tertampung dengan baik". Catatan rapat masa lalu sering tenggelam di dasar obrolan, lalu dilupakan selamanya. Sekarang, A1 mengubah isi menjadi struktur yang rapi: siapa berjanji apa, kapan harus diselesaikan, dokumen terlampir mana yang relevan—semua tercatat jelas. Melacak kembali kemudian sepraktis mencari data dari basis data. Pewawancara merekam jawaban pelamar, HR langsung bisa merangkum kelebihan dan kekhawatiran pasca-wawancara; saat rapat internal tim, tak perlu lagi satu orang mengorbankan kualitas pendengaran demi mencatat. Tangan bebas, otak pun bisa benar-benar ikut berdialog—ini bukan lagi rapat biasa, tapi pengalaman komunikasi yang naik level.
Ditenagai chip 6 nanometer, mendengar lebih jernih daripada Anda
Ditenagai chip 6 nanometer, bisa mendengar lebih jernih daripada manusia? Benar, ini bukan adegan film fiksi ilmiah, tapi kenyataan sehari-hari DingTalk A1. Perangkat ini dilengkapi chip audio AI khusus 6nm berdaya rendah, ibarat memberi telinga "fitur anti bising". Selain hemat daya, ia juga cerdas membedakan siapa yang sedang berbicara dan siapa yang hanya batuk lewat. Anda bisa duduk di kedai kopi sambil minum espresso dingin dan rapat, meski pasangan di meja sebelah sedang bertengkar atau mesin di belakang berisik, A1 tetap seperti elang pemangsa yang fokus mengunci suara pembicara, sementara suara latar langsung disaring seperti email spam.
Rekaman suara via ponsel sering berujung tragis: "setelah diputar ulang di rumah, ternyata tak bisa dimengerti sama sekali". Namun A1 mulai memproses suara sejak detik pertama—peningkatan dinamis, penentuan sumber suara, dan peredaman bising dilakukan secara beruntun, memastikan bahan transkripsi bersih dan segar. Bahkan di tengah pabrik atau jalanan ramai, suara manusia tetap jernih seperti sedang bicara dari dekat. Chip kecil ini adalah pahlawan tak dikenal di balik transkripsi AI, menjadi fondasi analisis cerdas selanjutnya—bukan cuma "ada suara", tapi suara yang "dapat dimengerti".
Bukan cuma ubah suara jadi teks, AI juga bantu tandai poin penting
"Tunggu, tadi siapa bilang laporan harus dikirim minggu depan? Siapa yang bertanggung jawab?" Setiap habis rapat, pasti ada yang saling pandang bingung, seolah baru saja mengalami amnesia kolektif tanpa catatan. Kini, DingTalk A1 tidak hanya mengubah suara menjadi teks, tapi juga seperti asisten AI berkacamata yang mendengarkan sambil mencatat, menyorot poin penting, serta mencatat tugas.
Ia cukup pintar untuk menemukan poin keputusan, tugas yang harus dikerjakan, penanggung jawab, dan tanggal akhir dari diskusi bebas selama 30 menit, lalu mengubah percakapan kacau menjadi daftar rapi seperti "3 kesepakatan + 5 tugas". Saat Anda bilang "Xiao Wang buat versi awal untuk klien minggu depan", langsung dicatat: tugas → pengiriman dokumen, penanggung jawab → Xiao Wang, batas waktu → Jumat minggu depan. Bahkan permintaan spontan bos seperti "nanti dipikirkan dulu" pun tak luput, langsung diberi label sebagai catatan tindak lanjut.
Yang lebih hebat lagi, mendukung terjemahan real-time multibahasa. Tim Taiwan bicara Mandarin, rekan di Singapura mendengar versi Inggris, dan setelah rapat, kedua pihak punya catatan terstruktur yang jelas maknanya. Bukan sekadar rekaman suara, tapi hasil rapat yang siap dieksekusi—benar-benar mewujudkan "selesai bicara, semuanya beres", tak perlu lagi mengeluh pasca-rapat: "Catatanku kelewat!"
Dari janji lisan hingga daftar tindakan, sinkron otomatis ke ekosistem DingTalk
"Bicara lalu lupa" adalah penyakit kronis paling umum di dunia kerja, namun kini bahkan pencatatan keuangan sudah otomatis, bagaimana mungkin masih mentolerir tugas menggantung di udara? DingTalk A1 tidak hanya pintar memahami ucapan Anda, yang lebih hebat—ia bisa langsung bertindak sendiri! Begitu rapat selesai, daftar tindakan yang dirapikan oleh AI tidak diam tak berguna di obrolan, tapi langsung "plak" berubah menjadi tugas di aplikasi DingTalk, ditugaskan ke orang yang tepat, tanggal akhir ditetapkan, bahkan pengingat pun sudah diaturkan.
Yang lebih penting, semua catatan rapat otomatis diarsipkan ke grup atau ruang proyek yang sesuai. Tak perlu lagi bertanya, "Hei, apakah hal yang dibicarakan dulu ada dicatat?". Dari komunikasi, pengambilan keputusan, transformasi menjadi tugas, hingga pelacakan progres—semuanya tersambung mulus. Tanpa loncatan, tanpa kehilangan, seolah ada asisten ahli yang diam-diam menjalankan seluruh proses tertutup ini. Yang membuat bos tercengang bukan karena AI-nya hebat mencatat, tapi—kenapa tiba-tiba tim jadi lebih disiplin?
Siapa yang paling butuh kotak hitam kecil ini? Lima skenario penggunaan luar biasa dibuka!
Siapa bilang teknologi tak bisa hangat? DingTalk A1, alat ajaib pencatat rapat berbasis AI, bagaikan "ninja suara" di saku Anda: mendengar diam-diam, mencatat otomatis, bahkan cukup pintar untuk menerjemahkan! Ingin tahu siapa yang paling butuh kotak kecil ini? Tenang, lima skenario penggunaan spektakuler akan segera terungkap.
Xiao Li sang tenaga penjual kemarin ketemu klien, tampang tersenyum, hati menjerit—harus sekaligus negosiasi dan mencatat cepat. Sejak pakai A1, semua kebutuhan dan janji klien diubah secara akurat ke teks, bahkan komentar spontan klien seperti "beri proposal sebelum Rabu pekan depan" langsung diberi sorotan merah sebagai pengingat. Tingkat closing langsung melonjak!
HR Azhen sering pusing habis mewawancarai sepuluh kandidat, khawatir kehilangan poin cemerlang. Kini, setiap jawaban pelamar terekam lengkap, AI bahkan membantunya mencocokkan kata kunci. Bias subjektif? Bukan alasan lagi!
Rapat lintas negara tak perlu lagi panggil penerjemah? A1 mendukung tampilan real-time bahasa Mandarin-Inggris dan Mandarin-Jepang, bahkan lelucon bos pun langsung diterjemahkan dalam sekejap, komunikasi tanpa jeda!
Karyawan baru bingung saat pelatihan? Setelah sesi, mereka langsung dapat transkrip harfiah untuk belajar ulang mandiri. Rapat stand-up agile makin ajaib—daftar tugas keluar dalam semenit, Scrum Master bisa pulang sambil tersenyum!
We dedicated to serving clients with professional DingTalk solutions. If you'd like to learn more about DingTalk platform applications, feel free to contact our online customer service or email at
Using DingTalk: Before & After
Before
- × Team Chaos: Team members are all busy with their own tasks, standards are inconsistent, and the more communication there is, the more chaotic things become, leading to decreased motivation.
- × Info Silos: Important information is scattered across WhatsApp/group chats, emails, Excel spreadsheets, and numerous apps, often resulting in lost, missed, or misdirected messages.
- × Manual Workflow: Tasks are still handled manually: approvals, scheduling, repair requests, store visits, and reports are all slow, hindering frontline responsiveness.
- × Admin Burden: Clocking in, leave requests, overtime, and payroll are handled in different systems or calculated using spreadsheets, leading to time-consuming statistics and errors.
After
- ✓ Unified Platform: By using a unified platform to bring people and tasks together, communication flows smoothly, collaboration improves, and turnover rates are more easily reduced.
- ✓ Official Channel: Information has an "official channel": whoever is entitled to see it can see it, it can be tracked and reviewed, and there's no fear of messages being skipped.
- ✓ Digital Agility: Processes run online: approvals are faster, tasks are clearer, and store/on-site feedback is more timely, directly improving overall efficiency.
- ✓ Automated HR: Clocking in, leave requests, and overtime are automatically summarized, and attendance reports can be exported with one click for easy payroll calculation.
Operate smarter, spend less
Streamline ops, reduce costs, and keep HQ and frontline in sync—all in one platform.
9.5x
Operational efficiency
72%
Cost savings
35%
Faster team syncs
Want to a Free Trial? Please book our Demo meeting with our AI specilist as below link:
https://www.dingtalk-global.com/contact

Bahasa Indonesia
English
اللغة العربية
Bahasa Melayu
ภาษาไทย
Tiếng Việt
简体中文 