
Tanda "+" ini bahkan lebih menakjubkan daripada kantong empat dimensi Doraemon—kamu tidak pernah tahu apakah formulir cuti atau kuesioner timbang badan akan muncul berikutnya. Setelah membuka DingTalk, jangan ragu-ragu, langsung menuju ke tanda "+" yang bersinar di sudut kanan bawah halaman utama. Ia seperti bel pintu menuju dunia sihir; tekan saja, dan duniamu akan berubah.
Saat masuk, tampilan yang muncul mungkin membuatmu bingung seketika: "Dibaca" atau "Lembar Kerja"? Jangan panik. Fungsi cuti biasanya tersembunyi di bagian "Lembar Kerja", carilah ikon bertuliskan "Cuti". Namun ada juga perusahaan yang menempatkannya di daftar "Dibaca", seperti agen rahasia yang rendah hati. Jika kamu tidak sengaja masuk ke "Jadwal", jangan buru-buru membuat rencana minum susu mutiara besok siang; jika salah klik ke "Email", jangan langsung menulis surat pengunduran diri untuk melampiaskan emosi.
Tata letak Lembar Kerja tiap perusahaan ibarat meja kerja rekan kerja—bervariasi tanpa aturan tetap. Namun jalur masuk melalui tanda "+" selalu sama. Ingat: tujuan harus jelas, jalur harus pasti. Jangan biarkan proses cuti macet di tahap pertama, kalau tidak, mie instan belum sempat direndam, istirahat siang sudah berakhir.
Mengisi Formulir Bukan Menulis Novel: Isi Formulir Cuti Secara Akurat
Berhasil menemukan tanda "+" yang lebih ajaib dari kantong Doraemon, langkah berikutnya bukan mengisi sembarangan! Formulir cuti bukan novel, tidak perlu menciptakan suasana tragis ala *Les Misérables*. Ingat baik-baik: mengisi formulir itu seperti menyeduh mie instan—cukup 3 menit, tapi airnya jangan terlalu banyak atau terlalu sedikit.
Pertama, lihat bagian "Jenis Cuti"—jangan asal pilih antara cuti pribadi, sakit, atau tahunan, karena kesalahan pilihan hanya akan mendatangkan masalah. Misalnya, cuti tahunan mungkin memerlukan pengajuan minimal 3 hari sebelumnya. Kebijakan perusahaan tersimpan dalam detail-detail kecil seperti ini. Jangan sampai formulirmu ditolak baru menyesal kemudian. Waktu mulai dan akhir cuti juga harus tepat. DingTalk mendukung sistem "cuti setengah hari", manfaatkan fitur ini dengan baik. Jangan memaksakan cuti satu hari penuh jika hanya butuh beberapa jam, agar atasan tidak curiga kapan sebenarnya kamu kembali bekerja.
Untuk kolom "Alasan Cuti", disarankan tulis secara singkat dan masuk akal. Misalnya, "menemani kucing ke dokter hewan" terdengar lebih meyakinkan daripada "keperluan pribadi". Jika mengajukan cuti sakit, jangan lupa unggah surat keterangan dokter, kalau tidak sistem akan menganggapmu sebagai aktor ulung. Kesalahan umum termasuk tumpang tindih waktu (misalnya cuti tahunan bertabrakan dengan perjalanan dinas yang sudah disetujui), atau bahkan lupa memilih jenis cuti—kesalahan dasar seperti ini bahkan mie instan pun tidak akan melakukan.
Siapa yang Harus Menyetujui? Pahami Alur Persetujuan adalah Kunci
Siapa yang Harus Menyetujui? Pahami Alur Persetujuan adalah Kunci
Sekantong formulir cuti yang indah pun percuma jika macet di proses persetujuan. Jangan kira DingTalk asal tunjuk orang untuk menyetujui—alur persetujuan ("approval flow") di balik layar sebenarnya merupakan cerminan logika manajemen perusahaan, seperti DNA organisasi. Atasan langsung, HR, atau manajer departemen masing-masing memiliki peran tertentu. Sistem akan otomatis menugaskan peninjau sesuai pengaturan, bisa jadi bos langsung, atau bahkan rantai manajer tingkat atas. Sebelum mengirim, pastikan kamu membuka pratinjau untuk melihat rute "maraton persetujuan" yang akan ditempuh formulir ini. Jika ternyata orang yang menyetujui sedang liburan di Hawaii dan sudah tiga hari tidak online? Jangan hanya menunggu pasif! Gunakan fungsi "Alihkan Persetujuan" atau "Dorong Persetujuan", dan ingatkan dengan nada santai namun efektif: "Pak, formulir cuti saya sudah menunggu lama, sekalian tanya nih, episode drama yang Anda tonton semalam sudah update belum?" Ingat, sehebat apa pun DingTalk, tidak akan membuat atasan langsung menyetujui tengah malam, kecuali dia juga sedang main DingTalk sambil nonton drama.
Setelah Kirim, Jangan Cuek: Strategi Melacak dan Antisipasi
Setelah Kirim, Jangan Cuek: Strategi Melacak dan Antisipasi
Mencet tombol "Kirim" hanyalah garis start proses cuti, bukan garis finis! Jangan seperti mengirim surat cinta lalu bersembunyi di balik selimut menunggu balasan. Formulir cuti di DingTalk juga butuh perhatian aktif darimu. Segera beralih ke bagian "Sudah Dikirim" atau "Permohonan Saya" untuk memeriksa statusnya—apakah terkubur di dasar daftar tugas atasan? Atau sudah langsung disetujui dan terbang ke meja HR? Jika tiga hari tak kunjung ada perkembangan dan notifikasi sistem juga diam seribu bahasa, jangan cuma duduk menunggu! Saatnya berakting "bertemu kebetulan" di ruang istirahat: "Pak, formulir cuti saya... masih hidup nggak ya?" Humor ringan seperti ini bisa menjadi pengingat yang lembut namun efektif.
Jika tiba-tiba menerima notifikasi "Ditolak", jangan langsung down. Cek dulu alasannya. Apakah jumlah hari salah? Alasan terlalu singkat? Segera edit dan ajukan ulang, jangan sampai terjatuh di lubang yang sama dua kali. Perlu menarik kembali karena keadaan darurat? Selama permohonan belum diproses oleh penyetuju, tekan lama riwayat pengajuan dan pilih "Tarik Kembali"—cepat, tegas, dan tepat! Terakhir, pastikan kamu telah mengaktifkan izin notifikasi di DingTalk. Kalau tidak, meskipun sudah disetujui kamu tidak akan tahu, artinya sama saja dengan tidak cuti!
Dari Pemula Cuti hingga Ahli Proses: Panduan Hindari Kesalahan & Teknik Lanjutan
Dari Pemula Cuti hingga Ahli Proses: Panduan Hindari Kesalahan & Teknik Lanjutan
Jangan kira cukup klik "Kirim" dua kali lalu semua urusan selesai! Meski terlihat sederhana, proses cuti di DingTalk mudah membuatmu salah langkah—mengajukan cuti lintas departemen tapi salah pilih penyetuju? Hari libur yang dihitung otomatis oleh sistem ternyata melewatkan hari pengganti? Lebih parah lagi, karena terburu-buru mengajukan berkali-kali, tiba-tiba muncul tiga formulir cuti identik sekaligus, bikin atasan langsung melotot. Ini bukan bug sistem, tapi karena kamu belum naik level jadi "ahli proses"!
Orang cerdas menggunakan kalender DingTalk untuk menyinkronkan semua status cuti, sehingga tim bisa langsung melihat siapa yang sedang libur, menghindari benturan komunikasi. Mereka juga membuat templat formulir cuti favorit, seperti cuti melahirkan atau cuti nikah, bisa langsung dipakai satu klik, bahkan nada penulisannya terdengar lebih profesional. Jika proses persetujuan macet? Jangan terus-menerus merefresh halaman. Gunakan fungsi "DING Sekarang" untuk mengingatkan secara sopan namun efektif.
Ingat, DingTalk hanyalah alat. Aturan sebenarnya tersembunyi dalam kebijakan internal perusahaan. Luangkan sepuluh menit untuk membaca dan memahami regulasi internal, hasilnya lebih bernilai daripada sepuluh kali operasi teknis. Sekarang kamu bukan sekadar mengajukan cuti, tapi sedang mengelola ritme hidupmu dengan elegan!
We dedicated to serving clients with professional DingTalk solutions. If you'd like to learn more about DingTalk platform applications, feel free to contact our online customer service or email at
Using DingTalk: Before & After
Before
- × Team Chaos: Team members are all busy with their own tasks, standards are inconsistent, and the more communication there is, the more chaotic things become, leading to decreased motivation.
- × Info Silos: Important information is scattered across WhatsApp/group chats, emails, Excel spreadsheets, and numerous apps, often resulting in lost, missed, or misdirected messages.
- × Manual Workflow: Tasks are still handled manually: approvals, scheduling, repair requests, store visits, and reports are all slow, hindering frontline responsiveness.
- × Admin Burden: Clocking in, leave requests, overtime, and payroll are handled in different systems or calculated using spreadsheets, leading to time-consuming statistics and errors.
After
- ✓ Unified Platform: By using a unified platform to bring people and tasks together, communication flows smoothly, collaboration improves, and turnover rates are more easily reduced.
- ✓ Official Channel: Information has an "official channel": whoever is entitled to see it can see it, it can be tracked and reviewed, and there's no fear of messages being skipped.
- ✓ Digital Agility: Processes run online: approvals are faster, tasks are clearer, and store/on-site feedback is more timely, directly improving overall efficiency.
- ✓ Automated HR: Clocking in, leave requests, and overtime are automatically summarized, and attendance reports can be exported with one click for easy payroll calculation.
Operate smarter, spend less
Streamline ops, reduce costs, and keep HQ and frontline in sync—all in one platform.
9.5x
Operational efficiency
72%
Cost savings
35%
Faster team syncs
Want to a Free Trial? Please book our Demo meeting with our AI specilist as below link:
https://www.dingtalk-global.com/contact

Bahasa Indonesia
English
اللغة العربية
Bahasa Melayu
ภาษาไทย
Tiếng Việt
简体中文 