Siapa yang Memiliki Buku Kontak DingTalk? Pahami Batasan Hak Akses dan Privasi

Saat Anda bersemangat ingin memindahkan buku kontak DingTalk hanya dengan satu klik, jangan terburu-buru! Hak akses karyawan biasa seperti kertas tempel—tampak bisa menulis banyak hal, padahal mudah sekali sobek. Di dunia DingTalk, individu hanya bisa "mengimpor kontak pribadi", dan itu pun tergantung apakah perusahaan telah mengaktifkan fitur ini. Beberapa perusahaan khawatir data bocor, sehingga langsung menonaktifkan tombol ekspor pribadi; jika ditekan hanya muncul pesan penolakan ramah: "Anda tidak memiliki izin ini".

Lebih aneh lagi, meskipun Anda bisa melihat data kolega, bukan berarti Anda boleh membawanya pulang. Desain API DingTalk seperti akuntan cermat, yang secara ketat mengatur siapa yang boleh mengakses apa. Misalnya, Anda mungkin bisa menyimpan kontak ke daftar lokal di ponsel, tetapi ini hanyalah "salinan" bukan "ekspor massal", sehingga saat ganti ponsel harus memindahkan satu per satu lagi. Untuk tindakan skala besar? Maaf, sistem akan menganggap Anda sebagai pemindai peretas.

Jadi daripada berkhayal ada tombol ajaib, lebih baik pastikan dulu: apakah akun Anda milik pengguna biasa atau administrator? Jika tidak, panduan sehebat apa pun tetap tak berguna bagi Anda.



Saluran Khusus Administrator: Ekspor Massal Kontak Seluruh Perusahaan dari Backend

Saluran Khusus Administrator: Ekspor Massal Kontak Seluruh Perusahaan dari Backend

Saat Anda mengenakan "jubah tak kasat mata" sebagai administrator perusahaan, selamat! Anda telah memasuki ruang VIP alam semesta DingTalk! Sementara orang lain masih repot menyimpan kartu nama secara manual, Anda cukup menekan beberapa tombol untuk membawa pulang semua kontak perusahaan seperti paket hadiah akhir tahun. Masuk ke backend manajemen DingTalk, klik "Buku Kontak" → "Struktur Organisasi", lihat tombol "Ekspor" yang bersinar di pojok kanan atas? Jangan ragu, tekan saja! Sistem akan langsung membuatkan file Excel lengkap berisi nama, nomor telepon, jabatan, departemen, nomor karyawan, dan lainnya—lebih lengkap dari database HR.

Tapi hati-hati! Masalah umum adalah: secara default hanya mencentang "departemen utama", anggota sub-departemen langsung menghilang. Pastikan Anda mencentang secara manual opsi "Sertakan sub-departemen", kalau tidak, Zheng dari divisi hukum bisa lenyap begitu saja. Selain itu, disarankan memilih format "UTF-8" agar tidak terjadi kerusakan karakter Tionghoa, menjadikan data Anda sebersih iPhone baru. Ingat, semakin besar kekuasaan, semakin besar tanggung jawabnya—penggunaan secara legal dan tidak menyebarkan data sembarangan adalah etika utama seorang administrator.



Panduan Bertahan untuk Non-Administrator: Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Punya Izin?

Panduan Bertahan untuk Non-Administrator: Apa yang Harus Dilakukan Jika Tidak Punya Izin?

Sebagai "karyawan biasa" dalam alam semesta DingTalk, melihat dewa administrator dengan mudah mengunduh seluruh buku kontak perusahaan sementara Anda bahkan tak menemukan tombol ekspor? Jangan stres, jangan pula diam-diam membuat catatan curang! Anda tidak sendirian. Meski sistem tidak memberi hak "paket massal", tetap ada beberapa strategi cerdas dan sesuai aturan untuk "melarikan diri menyelamatkan kontak". Strategi pertama: mengajukan permohonan sementara untuk mendapatkan izin ekspor kepada administrator—jelaskan kebutuhan Anda, misalnya butuh daftar kontak untuk proyek kolaboratif, kebanyakan atasan akan mengizinkan. Jika ditolak, jangan putus asa. Fitur bawaan DingTalk "bagikan kartu nama" adalah pisau serba guna Anda; masuk ke halaman data setiap kolega, bagikan ke kontak ponsel. Meski seperti menggali terowongan dengan sendok, tapi aman dan legal. Lebih cerdas lagi, manfaatkan modul "kontak eksternal", selama pihak lain memberi otorisasi, data pelanggan bisa tersinkronisasi otomatis. Ingat! Jangan pernah tergoda menggunakan alat pihak ketiga yang tidak jelas asal-usulnya—ini bukan cuma melanggar garis merah TI perusahaan, bisa jadi Anda akan dipanggil ke kantor HR untuk minum kopi. Berjalan mantap dan hati-hati adalah kunci bertahan di dunia kerja.



Penanganan Emas Setelah Ekspor: Pengorganisasian, Cadangan, dan Konversi Format

Selamat! Anda berhasil "menyelamatkan" buku kontak DingTalk dari jurang bahaya! Tapi jangan terlalu gembira—file Excel yang penuh data rapat itu tampak seperti hasil ketikan keyboard yang diinjak kucing. Saatnya Anda menjadi ahli pengelola data: gunakan fungsi "Hapus Duplikat" di Excel untuk menemukan kontak kembar, lalu gunakan "Format Bersyarat" untuk menandai nomor kosong atau email yang hilang. Isi manual? Terlalu ketinggalan zaman! Gunakan rumus =IF(ISBLANK(B2),"Perlu diisi","OK"), tarik sampai akhir, dan tiba-tiba semuanya rapi sempurna.

Selanjutnya mainkan trik transformasi format: ingin impor ke ponsel? Ubah .xls ke .vcf adalah cara terbaik! Rekomendasi alat gratis "Excel to VCF Converter" atau alat online andal "AnyConv", tiga langkah sederhana untuk menyelesaikan ribuan kontak. Takut data bocor? Gunakan 7-Zip untuk membuat file terkompresi terenkripsi, simpan sandinya untuk diri Anda di masa depan (jangan tulis di kertas tempel!). Lebih canggih lagi, unggah file ke Google Sheets, atur sinkronisasi otomatis, maka kontak bisa diperbarui real-time di ponsel, laptop, dan tablet—seolah buku kontak telah menjadi makhluk hidup yang siap hadir kapan pun Anda panggil.



Garis Merah Keamanan yang Tidak Boleh Dilanggar: Hukum dan Etika dalam Menyimpan Buku Kontak

"Kontak saya, saya yang atur"? Salah! Ini bukan daftar telepon pribadi yang bisa disebar bebas! Baru saja Anda selesai mengatur tabel kontak cantik di Excel, lalu ingin langsung mengirimkannya ke teman, mencadangkannya ke cloud, bahkan menggunakannya untuk daftar bisnis? Tenang dulu, antusiasme Anda mungkin sudah melanggar garis merah hukum! Menurut Pasal 13 Undang-Undang Perlindungan Informasi Pribadi Republik Rakyat Tiongkok, mengumpulkan, menggunakan, atau mentransmisikan informasi pribadi orang lain tanpa persetujuan dapat berakibat laporan resmi hingga denda—jangan biarkan kenyamanan sesaat membuat Anda menjadi pusat badai di tempat kerja.

Ingat tiga aturan utama: prinsip minimum dan perlu—hanya ekspor orang-orang yang benar-benar dibutuhkan; hapus setelah digunakan—segera hapus salinan setelah proyek selesai; dilarang komersialisasi—tidak boleh digunakan untuk pemasaran atau dijual. Perusahaan juga harus rutin memeriksa siapa yang mengekspor data, kapan, dan data apa saja. Individu disarankan menandatangani perjanjian kerahasiaan untuk perlindungan diri. Teknologi adalah pedang bermata dua; jika digunakan dengan benar jadi alat efisiensi, jika salah malah jadi ranjau hukum. DingTalk bukan alat bocoran, melainkan mitra kolaborasi—perlakukan setiap nama di ponsel Anda dengan penuh rasa hormat.



We dedicated to serving clients with professional DingTalk solutions. If you'd like to learn more about DingTalk platform applications, feel free to contact our online customer service or email at This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.. With a skilled development and operations team and extensive market experience, we’re ready to deliver expert DingTalk services and solutions tailored to your needs!

Using DingTalk: Before & After

Before

  • × Team Chaos: Team members are all busy with their own tasks, standards are inconsistent, and the more communication there is, the more chaotic things become, leading to decreased motivation.
  • × Info Silos: Important information is scattered across WhatsApp/group chats, emails, Excel spreadsheets, and numerous apps, often resulting in lost, missed, or misdirected messages.
  • × Manual Workflow: Tasks are still handled manually: approvals, scheduling, repair requests, store visits, and reports are all slow, hindering frontline responsiveness.
  • × Admin Burden: Clocking in, leave requests, overtime, and payroll are handled in different systems or calculated using spreadsheets, leading to time-consuming statistics and errors.

After

  • Unified Platform: By using a unified platform to bring people and tasks together, communication flows smoothly, collaboration improves, and turnover rates are more easily reduced.
  • Official Channel: Information has an "official channel": whoever is entitled to see it can see it, it can be tracked and reviewed, and there's no fear of messages being skipped.
  • Digital Agility: Processes run online: approvals are faster, tasks are clearer, and store/on-site feedback is more timely, directly improving overall efficiency.
  • Automated HR: Clocking in, leave requests, and overtime are automatically summarized, and attendance reports can be exported with one click for easy payroll calculation.

Operate smarter, spend less

Streamline ops, reduce costs, and keep HQ and frontline in sync—all in one platform.

9.5x

Operational efficiency

72%

Cost savings

35%

Faster team syncs

Want to a Free Trial? Please book our Demo meeting with our AI specilist as below link:
https://www.dingtalk-global.com/contact

WhatsApp