Membangun Infrastruktur Konteks Baru untuk Agent

Baru-baru ini, Qwen Office secara resmi merilis infrastruktur konteks baru yang disebut "MyContext".

Infrastruktur ini mengolah data kerja pribadi yang tersebar di berbagai tempat dan memiliki format beragam menjadi file kerja khusus yang lebih mudah dipahami oleh Agent. Dengan demikian, Agent dapat benar-benar memahami pengguna dan alur kerja bisnis nyata, melakukan kolaborasi efisien dengan manusia dalam proses pengambilan keputusan dan eksekusi, serta meningkatkan kinerja secara signifikan dalam skenario kantor.

Hanya dalam waktu satu minggu setelah peluncuran proyek, MyContext telah mendapatkan lebih dari 1.000 bintang di GitHub dan popularitasnya terus meningkat.

Membuat Agent Benar-Benar Memahami Pengguna dan Alur Kerja Bisnis Nyata

Mengapa Infrastruktur Konteks Dibutuhkan

Seiring dengan peningkatan cepat kemampuan model dan iterasi arsitektur Agent Harness, kemampuan Agent umum dalam lingkungan kantor semakin matang dan secara signifikan meningkatkan efisiensi individu. Namun, karena kurangnya konteks dari lingkungan kerja nyata, Agent jenis ini sulit terintegrasi ke dalam proses bisnis aktual, sehingga membatasi pertumbuhan produktivitas organisasi. Laporan NANDA yang diterbitkan oleh MIT menyatakan bahwa sekitar 95% uji coba AI generatif tingkat perusahaan gagal menghasilkan pendapatan, dan penyebab utamanya adalah kurangnya infrastruktur data yang membuat sistem AI tidak bisa menyatu dengan alur kerja yang sudah ada.

Sebuah File Kerja yang Terus Diperbarui

Berbeda dari basis pengetahuan tradisional atau database vektor, MyContext berjalan secara lokal pada perangkat pengguna, mampu mengumpulkan secara otomatis data dari berbagai sumber seperti pesan instan, dokumen, catatan rapat, platform kolaborasi, serta data daring dan luring. Data tersebut dikonsolidasikan menjadi sebuah file kerja pribadi yang selalu diperbarui. File ini mencakup ruang lingkup tanggung jawab, hubungan kolaborasi, kebiasaan perilaku, dan kesimpulan diskusi kerja, memungkinkan Agent untuk melakukan pencarian dan penalaran cepat saat mengeksekusi tugas. Setiap data dapat dilacak kembali ke sumber aslinya, dengan sumber, waktu, dan isi dicatat secara jelas. Proses yang transparan ini membantu mengurangi masalah ilusi AI dan secara signifikan meningkatkan akurasi eksekusi tugas.

Pemikiran Teknologi Baru di Balik MyContext

Dalam menangani tugas penting seperti data deret waktu dan data yang saling bertentangan, Qwen Office menggunakan algoritma dan desain teknik inovatif. Sebagai contoh, untuk informasi yang kontradiktif dalam pesan instan (IM), metode tradisional biasanya menggunakan pendekatan "ambil yang terbaru" atau "ambil yang paling dipercaya", tetapi kedua cara ini rentan menyebabkan kehilangan informasi dalam skenario Agent. Saat mendeteksi konflik, MyContext terlebih dahulu melakukan analisis semantik untuk menentukan apakah informasi harus digabung atau ditimpa; jika tidak dapat ditentukan secara otomatis, maka keputusan diserahkan kepada pengguna. Setelah dikonfirmasi oleh pengguna, model tidak boleh lagi menimpanya, sehingga validitas dan konsistensi data sangat terjamin.

Era Konteks Perusahaan Segera Tiba

Saat ini MyContext mendukung pemrosesan data dari sistem IM pribadi seperti DingTalk dan Feishu. Setelah pengguna mengimpor data, mereka dapat membangun asisten Agent khusus yang mampu merangkum pengetahuan pengguna dan secara otomatis membalas pesan kerja menggunakan gaya bahasa pengguna. Ke depannya, tim juga akan meluncurkan versi perusahaan dari infrastruktur konteks, yang sepenuhnya mendukung sistem perusahaan utama seperti Salesforce, SAP, serta alur kerja lokal, mendorong tibanya era konteks perusahaan dan membantu peningkatan produktivitas menyeluruh bagi organisasi.

We dedicated to serving clients with professional DingTalk solutions. If you'd like to learn more about DingTalk platform applications, feel free to contact our online customer service or email at This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.. With a skilled development and operations team and extensive market experience, we’re ready to deliver expert DingTalk services and solutions tailored to your needs!

Using DingTalk: Before & After

Before

  • × Team Chaos: Team members are all busy with their own tasks, standards are inconsistent, and the more communication there is, the more chaotic things become, leading to decreased motivation.
  • × Info Silos: Important information is scattered across WhatsApp/group chats, emails, Excel spreadsheets, and numerous apps, often resulting in lost, missed, or misdirected messages.
  • × Manual Workflow: Tasks are still handled manually: approvals, scheduling, repair requests, store visits, and reports are all slow, hindering frontline responsiveness.
  • × Admin Burden: Clocking in, leave requests, overtime, and payroll are handled in different systems or calculated using spreadsheets, leading to time-consuming statistics and errors.

After

  • Unified Platform: By using a unified platform to bring people and tasks together, communication flows smoothly, collaboration improves, and turnover rates are more easily reduced.
  • Official Channel: Information has an "official channel": whoever is entitled to see it can see it, it can be tracked and reviewed, and there's no fear of messages being skipped.
  • Digital Agility: Processes run online: approvals are faster, tasks are clearer, and store/on-site feedback is more timely, directly improving overall efficiency.
  • Automated HR: Clocking in, leave requests, and overtime are automatically summarized, and attendance reports can be exported with one click for easy payroll calculation.

Operate smarter, spend less

Streamline ops, reduce costs, and keep HQ and frontline in sync—all in one platform.

9.5x

Operational efficiency

72%

Cost savings

35%

Faster team syncs

Want to a Free Trial? Please book our Demo meeting with our AI specilist as below link:
https://www.dingtalk-global.com/contact

WhatsApp