
Apakah kamu mengira asisten AI DingTalk hanyalah robot yang hanya bisa menjawab "Halo, terima kasih"? Salah besar! Asisten ini ibarat program tambahan kantor yang tersembunyi di ponselmu, ahli dalam menangani berbagai penyakit khas dunia kerja: stres menulis laporan sampai botak, catatan rapat yang tak dimengerti, pesan yang tak kunjung selesai dibalas sementara atasan terus memantau. Rekan kerja berbasis AI ini tidak minum air, tidak libur, dan sangat paham urusan perusahaanmu—berkat otak besar Tongyi Qianwen dari Alibaba Cloud, cukup cerdas untuk membaca struktur organisasi departemenmu, bahkan bisa membedakan siapa antara "Wang dari divisi keuangan" dan "Wang dari tim penjualan" yang harus menerima dokumen tertentu.
Berbeda dengan chatbot biasa yang hanya bisa bercanda, asisten ini terintegrasi erat dalam inti sistem DingTalk: bisa langsung muncul saat obrolan untuk membantu menyunting teks, secara otomatis mencatat poin penting saat rapat, bahkan memberi saran saat menulis Excel. Beralih antar bahasa asing lebih cepat daripada memesan makanan online, email campuran bahasa Mandarin dan Inggris bisa diterjemahkan menjadi gaya profesional dalam hitungan detik. Ia bukan teman ngobrol santai, tapi solusi agar kamu bisa pulang tepat waktu.
Tiga Langkah Mengaktifkan Sekretarismu: Pengaturannya Lebih Mudah dari Bayanganmu
Tiga Langkah Mengaktifkan Sekretarismu: Pengaturannya Lebih Mudah dari Bayanganmu
Jangan lagi mengira asisten AI hanya milik para insinyur IT! Membuka asisten AI DingTalk sesimpel memesan makanan. Langkah pertama, pastikan aplikasi DingTalk-mu sudah versi terbaru—versi lama bagaikan ponsel jadul, sebanyak apa pun tombol ditekan tetap tidak akan muncul fitur AI. Setelah pembaruan, baik di ponsel maupun komputer, lihat pojok kanan bawah layar obrolan, ikon "bintang kecil" yang bersinar lembut itulah dia! Klik saja, asisten AI langsung aktif. Jika tidak menemukannya di halaman utama, coba cari kata kunci "Asisten AI" atau "Tongyi Qianwen", kemungkinan besar perusahaanmu belum membuka akses untuk semua karyawan.
Saat pertama kali digunakan, akan muncul pengaturan izin—jangan panik, ini bukan kontrak nikah. Pilih bahasa yang nyaman (Mandarin tradisional tentu didukung), atur notifikasi apakah boleh berbunyi, apakah boleh membaca dokumen, centang dan selesai. Jika benar-benar tidak menemukan tombolnya, periksa dulu hak akses akunmu; terkadang administrator harus mengaktifkannya secara manual. Jika perusahaan belum membuka fitur ini, cobalah sampaikan kepada atasan dengan sopan: "Rekan kerja lain sudah pulang tepat waktu, kita masih sibuk menyalin catatan rapat?" Setelah pengaturan selesai, sekretarismu telah siap bekerja. Sekarang, biarkan ia membantumu rapat, menulis laporan, membalas pesan, dan mulailah menuju hidup kerja yang lebih ringan!
Tidak Lagi Jadi Penyalin Saat Rapat: Cara AI Secara Otomatis Merangkum Poin Penting
Tidak Lagi Jadi Penyalin Saat Rapat: Cara AI Secara Otomatis Merangkum Poin Penting
Setiap kali selesai rapat, orang lain langsung geser layar dan pulang, tapi kamu masih terkubur dalam tugas menulis catatan rapat? Sudah saatnya berhenti jadi "tape recorder manusia"! Asisten AI DingTalk sudah diam-diam membuka telinganya, siap mengambil alih pekerjaan melelahkan ini. Cukup klik tombol "Aktifkan Transkripsi Langsung" selama rapat video atau suara, AI langsung berubah menjadi sekretaris profesional, mendengarkan percakapan sekaligus mengidentifikasi pembicara—apa yang dikatakan Direktur Zhang, usulan dari Kak Li, semuanya tercatat dengan jelas.
Yang lebih hebat, ia tidak hanya mendengar, tapi juga "berpikir". Jika muncul sepuluh "hal yang perlu dikonfirmasi" selama rapat, AI bisa secara otomatis mengekstrak poin keputusan, membuat daftar tugas dengan tenggat waktu, bahkan menandai penanggung jawabnya, misalnya "Wang Wu bertanggung jawab mengirimkan anggaran sebelum Rabu minggu depan". Bayangkan sebuah diskusi brainstorming yang kacau, semua orang bicara serempak, namun setelah rapat selesai, AI memberimu ringkasan rapi: tiga kesimpulan utama, lima tindakan konkret, semuanya bisa dilacak.
Tetapi ingat: untuk rapat rahasia seperti gaji atau merger? Pastikan matikan dulu izin rekaman, agar AI tidak tanpa sengaja "keceplosan". Gunakan sesuai aturan, baru bisa tenang sambil "malas-malasan".
Menulis Laporan, Balas Pesan, Buat Presentasi: Akselerasi Tugas Harian dalam Satu Klik
Menulis Laporan, Balas Pesan, Buat Presentasi: Akselerasi Tugas Harian dalam Satu Klik
Setelah rapat selesai, jangan kira tantangan utama sudah berakhir—tantangan sesungguhnya baru dimulai: menulis laporan, mengolah data, menjawab "lima pertanyaan bertubi-tubi" dari atasan. Tapi tunggu dulu, apakah kamu masih mengetik satu per satu huruf? Asisten AI DingTalk sudah siap menjadi ninja administrasimu! Cukup beri perintah seperti "Bantu saya susun laporan progres proyek berdasarkan riwayat obrolan", AI langsung mengumpulkan potongan-potongan informasi dari sepuluh grup berbeda menjadi dokumen terstruktur, bahkan nada bahasanya bisa diatur sebagai "profesional tapi tidak kaku".
Ingin mengirim pengumuman tapi mentok di kalimat pertama? Coba perintah: "Buatkan email pemberitahuan jadwal piket Imlek, nada hangat dengan sedikit humor", maka dalam sekejap terciptalah pengumuman yang enak dibaca sampai habis. Yang lebih gila lagi, cukup masukkan perintah: "Ubah diskusi grup teknis kemarin menjadi draft presentasi eksternal", AI tidak hanya merangkum poin penting, tapi juga otomatis membuat judul slide dan menambahkan ringkasan data. Jalan menuju neraka presentasi kini berubah menjadi jalan tol lancar.
Butuh 30 menit jika ditulis manual, hanya 3 menit dengan bantuan AI—27 menit yang tersisa cukup untuk menyeduh teh, membuka ponsel sebentar, bahkan pura-pura sibuk sambil pulang tepat waktu. Bukan malas, tapi cara kerja yang lebih cerdas.
Trik Tingkat Lanjut Terbongkar: Bikin AI Benar-Benar Mengerti Kamu dan Tim-mu
"AI-mu cuma jadi tukang bantu, AI-ku malah jadi penasihat strategi." Kalimat ini bukan sombong belaka, melainkan ungkapan jujur dari pengguna DingTalk tingkat lanjut. Ingin agar AI tidak hanya bisa menulis laporan dan balas pesan, tapi benar-benar memahami gaya bahasa dan ritme kerja tim-mu? Kuncinya adalah "pelatihan melalui percakapan berkelanjutan". Setiap kali AI menghasilkan konten, jangan hanya klik suka atau hapus begitu saja, tambahkan umpan balik seperti: "Bagian ini terlalu santai, lain kali gunakan gaya resmi formal"—lama-kelamaan, AI akan otomatis berubah menjadi "rekan digital" yang merepresentasikan dirimu.
Rahasianya yang lebih dahsyat: integrasikan Wiki internal perusahaan, template kontrak pelanggan, SOP proyek ke dalam basis pengetahuan AI! Dengan begitu, ketika kamu bertanya, "Apa tiga permintaan Direktur Wang pada kuartal lalu?", ia tidak akan mengarang-ngarang, melainkan langsung mengakses data akurat. Bahkan bisa diatur alur otomatis, misalnya setiap pukul 09:00 pagi AI secara otomatis mengumpulkan progres kemarin dari tiap anggota, membuat ringkasan rapat pagi, dan mengirimkannya ke grup.
Dengan dikombinasikan dengan kalender dan sistem persetujuan DingTalk, AI bahkan bisa mengingatkan secara proaktif: "Permohonan perjalanan dinas Manager Zhang sudah tertahan dua hari, perlu diingatkan?" Namun ingat, secerdas apa pun AI, tetap harus dikontrol oleh manusia. Karena tujuan kita adalah efisiensi, bukan malah jadi bahan tertawaan.
We dedicated to serving clients with professional DingTalk solutions. If you'd like to learn more about DingTalk platform applications, feel free to contact our online customer service or email at
Using DingTalk: Before & After
Before
- × Team Chaos: Team members are all busy with their own tasks, standards are inconsistent, and the more communication there is, the more chaotic things become, leading to decreased motivation.
- × Info Silos: Important information is scattered across WhatsApp/group chats, emails, Excel spreadsheets, and numerous apps, often resulting in lost, missed, or misdirected messages.
- × Manual Workflow: Tasks are still handled manually: approvals, scheduling, repair requests, store visits, and reports are all slow, hindering frontline responsiveness.
- × Admin Burden: Clocking in, leave requests, overtime, and payroll are handled in different systems or calculated using spreadsheets, leading to time-consuming statistics and errors.
After
- ✓ Unified Platform: By using a unified platform to bring people and tasks together, communication flows smoothly, collaboration improves, and turnover rates are more easily reduced.
- ✓ Official Channel: Information has an "official channel": whoever is entitled to see it can see it, it can be tracked and reviewed, and there's no fear of messages being skipped.
- ✓ Digital Agility: Processes run online: approvals are faster, tasks are clearer, and store/on-site feedback is more timely, directly improving overall efficiency.
- ✓ Automated HR: Clocking in, leave requests, and overtime are automatically summarized, and attendance reports can be exported with one click for easy payroll calculation.
Operate smarter, spend less
Streamline ops, reduce costs, and keep HQ and frontline in sync—all in one platform.
9.5x
Operational efficiency
72%
Cost savings
35%
Faster team syncs
Want to a Free Trial? Please book our Demo meeting with our AI specilist as below link:
https://www.dingtalk-global.com/contact

Bahasa Indonesia
English
اللغة العربية
Bahasa Melayu
ภาษาไทย
Tiếng Việt
简体中文 