
1. Hambatan Komunikasi: Pasien dan dokter berbeda bahasa, mengirim gambar lewat WeChat bukan solusi jangka panjang
Seperti ditegaskan dalam rapat, lansia lokal Makau berbicara Kantonis, sementara dokter dari daratan Tiongkok tidak bisa memahaminya—apakah harus mengandalkan penerjemah manusia? Cara ini lambat, rentan kesalahan. Fitur AI Recorder DingTalk mendukung terjemahan real-time antara Kantonis, Mandarin, dan Inggris. Setiap kalimat yang diucapkan dalam rapat bisa langsung diubah menjadi teks subtitle. Dokter mendengarkan dalam bahasa Kantonis, pasien membaca dalam bahasa Mandarin—komunikasi tanpa hambatan. Lebih hebat lagi, pada 30 April akan diluncurkan earphone khusus yang mendukung terjemahan suara dua arah secara real-time. Tidak perlu lagi mengetik lewat ponsel—apa yang dikatakan langsung bisa dibaca, benar-benar "bisa bicara, bisa dipahami".
2. Proses Terhambat: OA bukan cuma untuk absensi, tapi untuk menyambungkan semua "sistem silo"
Rumah sakit menggunakan sistem HIS, sistem keuangan, dan jadwal kerja, tetapi karyawan harus membuka lima aplikasi berbeda, dokumen harus dikirim lewat WeChat. DingTalk bukan menambah satu aplikasi lagi, melainkan menjadi "pintu masuk terpadu". Melalui platform low-code "YiDa", tim IT bisa membuat sistem tiket kerja dalam tiga hari, terhubung dengan HIS, apotek, dan logistik. Cukup klik ponsel, karyawan bisa mengajukan perlengkapan, melaporkan kerusakan alat, atau mengirim permintaan persetujuan—tidak perlu lagi menunggu formulir kertas berpindah tangan. Seperti disebutkan dalam rapat, Rumah Sakit Shenzhen No.3 dan Rumah Sakit Shoukang telah menerapkan cara ini, mengubah OA menjadi "sistem operasi rumah sakit".
3. Keamanan Data: Tidak perlu deployment lokal, versi eksklusif sudah cukup aman
Rumah sakit sangat takut data pasien bocor. Ada yang bilang harus privat? Terlalu mahal. Versi "Eksklusif" DingTalk menyediakan solusi hybrid cloud: riwayat obrolan, dokumen rekam medis, dan data persetujuan disimpan di pusat data sendiri, namun fungsi sistem tetap bisa digunakan dan pembaruan tetap tersedia. Yang lebih canggih lagi—jika ada tangkapan layar otomatis akan menjadi layar putih, foto yang diambil menjadi kabur, semua aktivitas tercatat sepenuhnya. Bahkan tim IT Anda sendiri tidak akan tahu kata sandi KYC Anda. Kedaulatan data sepenuhnya berada di tangan Anda. Perusahaan seperti Transmac Makau dan Direktorat Urusan Sipil Pemerintah juga menggunakan versi ini, sepenuhnya sesuai regulasi.
Langkah-langkahnya? Hanya tiga langkah sederhana:
1. Gunakan versi eksklusif DingTalk sebagai pintu masuk terpadu, menggantikan WeChat, email, dan formulir kertas;
2. Gunakan AI Recorder untuk rapat: transkripsi otomatis, pembuatan notulen, alokasi tugas—daftar aksi keluar dalam tiga menit setelah rapat;
3. Gunakan YiDa untuk menyambungkan sistem: integrasikan HIS, absensi, penggantian biaya hanya dengan satu klik, karyawan tidak perlu lagi "bekerja tiga shift".
Tidak perlu menunggu "digitalisasi menyeluruh"—cukup selesaikan tiga masalah paling menyakitkan dulu.
DingTalk tidak meminta Anda mengganti sistem, melainkan membantu menyambungkan kembali sistem lama Anda.
Biayanya? Untuk skala 1.000 orang, tahun pertama sekitar 200.000 dolar Hong Kong—lebih murah dari mempekerjakan satu staf IT outsourcing, dan sepuluh kali lebih cepat daripada membeli sistem baru.
Rumah sakit di Hong Kong dan Makau bukan tidak ingin digitalisasi, mereka hanya tidak ingin lagi terjebak oleh "fungsi rumit, data tidak aman, komunikasi tidak lancar".
Kini, alatnya sudah tersedia.
Anda, sudah siap melangkah pertama?
We dedicated to serving clients with professional DingTalk solutions. If you'd like to learn more about DingTalk platform applications, feel free to contact our online customer service or email at
Using DingTalk: Before & After
Before
- × Team Chaos: Team members are all busy with their own tasks, standards are inconsistent, and the more communication there is, the more chaotic things become, leading to decreased motivation.
- × Info Silos: Important information is scattered across WhatsApp/group chats, emails, Excel spreadsheets, and numerous apps, often resulting in lost, missed, or misdirected messages.
- × Manual Workflow: Tasks are still handled manually: approvals, scheduling, repair requests, store visits, and reports are all slow, hindering frontline responsiveness.
- × Admin Burden: Clocking in, leave requests, overtime, and payroll are handled in different systems or calculated using spreadsheets, leading to time-consuming statistics and errors.
After
- ✓ Unified Platform: By using a unified platform to bring people and tasks together, communication flows smoothly, collaboration improves, and turnover rates are more easily reduced.
- ✓ Official Channel: Information has an "official channel": whoever is entitled to see it can see it, it can be tracked and reviewed, and there's no fear of messages being skipped.
- ✓ Digital Agility: Processes run online: approvals are faster, tasks are clearer, and store/on-site feedback is more timely, directly improving overall efficiency.
- ✓ Automated HR: Clocking in, leave requests, and overtime are automatically summarized, and attendance reports can be exported with one click for easy payroll calculation.
Operate smarter, spend less
Streamline ops, reduce costs, and keep HQ and frontline in sync—all in one platform.
9.5x
Operational efficiency
72%
Cost savings
35%
Faster team syncs
Want to a Free Trial? Please book our Demo meeting with our AI specilist as below link:
https://www.dingtalk-global.com/contact

Bahasa Indonesia
English
اللغة العربية
Bahasa Melayu
ภาษาไทย
Tiếng Việt
简体中文 